Berita Desa 08 September 2026 ≈ 5 menit baca Baru dipublikasikan

Melaju ke Tingkat Provinsi, Desa Bungko Ikuti Penilaian Lomba UP2K Sulawesi Utara

Melaju ke Tingkat Provinsi, Desa Bungko Ikuti Penilaian Lomba UP2K Sulawesi Utara

KOTAMOBAGU — Setelah berhasil meraih prestasi di tingkat Kota Kotamobagu, Desa Bungko kembali membawa nama daerah ke tingkat yang lebih tinggi. Desa Bungko mengikuti penilaian Lomba Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) tingkat Provinsi Sulawesi Utara Tahun 2026, pada Selasa, 8 September 2026.

Kedatangan tim penilai dari Tim Penggerak PKK Provinsi Sulawesi Utara disambut meriah oleh Pemerintah Desa Bungko, TP-PKK Desa Bungko, serta masyarakat. Kegiatan penyambutan berlangsung di Balai Mototanoban Desa Bungko dalam suasana penuh antusiasme dan kebersamaan.

Keikutsertaan Desa Bungko dalam lomba tingkat provinsi menjadi pencapaian tersendiri. Desa Bungko berhak melaju ke tingkat Provinsi Sulawesi Utara setelah sebelumnya berhasil meraih Juara 1 Lomba UP2K tingkat Kota Kotamobagu Tahun 2026.

Dari Juara Kota Menuju Tingkat Provinsi

Lomba UP2K merupakan salah satu program pemberdayaan keluarga yang dijalankan oleh Tim Penggerak PKK. Program ini diarahkan untuk mendorong peningkatan pendapatan keluarga melalui pengembangan usaha ekonomi produktif, termasuk usaha rumahan yang memanfaatkan potensi dan keterampilan masyarakat.

Bagi Desa Bungko, keikutsertaan pada tingkat provinsi menjadi bukti atas berbagai upaya yang telah dilakukan TP-PKK bersama pemerintah desa dalam mengembangkan kegiatan ekonomi masyarakat.

Prestasi di tingkat kota menjadi modal sekaligus motivasi bagi Desa Bungko untuk memberikan penampilan terbaik dalam penilaian tingkat Provinsi Sulawesi Utara.

Tim Penilai Hadir di Desa Bungko

Dalam kegiatan tersebut, tim penilai dari PKK Provinsi Sulawesi Utara, yakni Dr. Ny. Besti Kapugu, S.H., M.H. dan Dr. Ny. Imelda Onibala, S.H., M.H., hadir bersama Kabid Dinas PMD Provinsi Sulawesi Utara.

Tim penilai melakukan dialog secara langsung dengan Ketua UP2K Desa Bungko untuk mendapatkan gambaran mengenai pelaksanaan program, pengelolaan usaha, serta berbagai kegiatan pemberdayaan yang telah dijalankan.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Sangadi Desa Bungko, Aminulah Paputungan, dan Ketua TP-PKK Desa Bungko, Ny. Hermina Paputungan.

Kehadiran jajaran pemerintah desa dan TP-PKK menjadi bentuk dukungan terhadap pelaksanaan program UP2K sekaligus menunjukkan komitmen bersama dalam mendorong kemandirian ekonomi keluarga.

Tim Penilai Kunjungi Rumah Produksi Keripik Azzahra

Setelah kegiatan penyambutan di Balai Mototanoban, rombongan tim penilai melanjutkan kunjungan ke rumah produksi Keripik Azzahra.

Keripik Azzahra merupakan salah satu usaha rumahan binaan PKK Desa Bungko yang diangkat sebagai representasi dalam penilaian Lomba UP2K tingkat Provinsi Sulawesi Utara Tahun 2026.

Kunjungan tersebut menjadi bagian penting dalam rangkaian penilaian karena tim dapat melihat secara langsung aktivitas usaha yang dijalankan masyarakat.

Tim penilai mengamati proses pengelolaan usaha, mulai dari kegiatan produksi hingga upaya pemasaran produk. Dialog juga dilakukan untuk mengetahui bagaimana usaha tersebut berkembang serta sejauh mana pembinaan dari TP-PKK memberikan manfaat bagi pelaku usaha.

Dihadiri Jajaran Pemkot Kotamobagu

Kegiatan penilaian di rumah produksi Keripik Azzahra turut disaksikan oleh sejumlah pejabat dan jajaran TP-PKK Kota Kotamobagu.

Hadir Wakil Ketua TP-PKK Kota Kotamobagu, Ny. Resty A. Mangkat Somba, S.Sos., M.H., yang turut menyaksikan proses produksi sekaligus berdialog dengan Ketua Pokja.

Turut hadir Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM Kota Kotamobagu, Ariono Potabuga, S.Pd., M.E., serta Asisten Administrasi Umum Kota Kotamobagu, Ir. Moch. Agung Adati, S.T., M.Si.

Kehadiran jajaran Pemerintah Kota Kotamobagu tersebut menunjukkan dukungan terhadap Desa Bungko yang mewakili Kota Kotamobagu dalam ajang UP2K tingkat Provinsi Sulawesi Utara.

Keripik Azzahra Jadi Representasi Usaha Produktif Desa

Keripik Azzahra menjadi salah satu gambaran nyata bagaimana program pemberdayaan ekonomi keluarga dapat diwujudkan melalui usaha rumahan.

Melalui kegiatan produksi yang dilakukan secara berkelanjutan, usaha tersebut diharapkan mampu memberikan nilai tambah sekaligus membuka peluang peningkatan pendapatan bagi keluarga.

Penilaian terhadap usaha tidak hanya melihat produk yang dihasilkan, tetapi juga bagaimana pengelolaan usaha dilakukan, termasuk proses produksi, administrasi, pengembangan, hingga pemasaran.

Karena itu, keberadaan usaha seperti Keripik Azzahra memiliki peran penting dalam menunjukkan dampak nyata program UP2K di tengah masyarakat.

Dorong Usaha Rumahan Semakin Berkembang

Program UP2K diharapkan tidak berhenti pada kegiatan perlombaan. Lebih jauh, program tersebut menjadi sarana untuk membangun kemandirian ekonomi keluarga secara berkelanjutan.

Pengembangan usaha rumahan dapat menjadi salah satu pilihan bagi masyarakat untuk memanfaatkan potensi lokal sekaligus menciptakan sumber pendapatan tambahan.

Karena itu, pelaku usaha didorong untuk terus meningkatkan kualitas produk, melakukan inovasi, memperbaiki kemasan, memperluas pemasaran, dan memanfaatkan perkembangan teknologi untuk menjangkau konsumen yang lebih luas.

Keberhasilan satu usaha diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat lainnya untuk berani memulai dan mengembangkan usaha produktif.

Momentum Membawa Nama Baik Desa dan Kota Kotamobagu

Penilaian UP2K tingkat Provinsi Sulawesi Utara menjadi momentum penting bagi Desa Bungko untuk menunjukkan berbagai potensi yang dimiliki.

Setelah berhasil menjadi juara di tingkat Kota Kotamobagu, Desa Bungko kini mendapatkan kesempatan untuk bersaing dengan desa-desa terbaik lainnya di tingkat provinsi.

Seluruh elemen masyarakat pun berharap keikutsertaan tersebut dapat membawa nama baik Desa Bungko dan Kota Kotamobagu.

Dukungan pemerintah, TP-PKK, pelaku usaha, kader, dan masyarakat menjadi kekuatan penting dalam menghadapi penilaian tingkat provinsi.

Semangat Bersama untuk UP2K Berkelanjutan

Keikutsertaan Desa Bungko dalam Lomba UP2K tingkat Provinsi Sulawesi Utara juga diharapkan menjadi motivasi untuk terus memperkuat program pemberdayaan masyarakat.

Prestasi yang telah diraih di tingkat kota menjadi bukti bahwa kerja sama antara pemerintah desa, TP-PKK, pelaku usaha, dan masyarakat dapat menghasilkan capaian yang membanggakan.

Namun, yang lebih penting adalah bagaimana semangat tersebut terus dipertahankan setelah perlombaan berakhir.

Program UP2K diharapkan mampu terus melahirkan usaha-usaha produktif baru serta meningkatkan kapasitas pelaku usaha yang sudah ada.

Dengan semangat kebersamaan dan dukungan berbagai pihak, Desa Bungko optimistis mampu terus mengembangkan potensi ekonomi keluarga dan memperkuat kesejahteraan masyarakat.

Kini, Desa Bungko tidak hanya membawa nama desa, tetapi juga membawa nama Kota Kotamobagu dalam penilaian UP2K tingkat Provinsi Sulawesi Utara Tahun 2026.

Semoga langkah Desa Bungko di tingkat provinsi ini mampu menghasilkan prestasi terbaik sekaligus menjadi awal semakin berkembangnya usaha-usaha rumahan dan ekonomi keluarga di desa.

Jumlah Pembaca
0 kali dilihat
Informasi ini merupakan bagian dari dokumentasi kegiatan dan pemberdayaan keluarga TP PKK Desa Bungko. Lihat juga 10 Program Pokok PKK, struktur pengurus, dan UMKM binaan.